Royal Alloy JPS 245 Resmi Hadir, Usung Desain Klasik Inggris dan Mesin 245 cc
- sct1indonesia
- 7 Feb
- 2 menit membaca

Jakarta - Royal Alloy Indonesia resmi memperluas portofolio produknya dengan meluncurkan skuter terbaru JPS Darwinbro 245. Peluncuran model ini digelar di kawasan Parle Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/1/2026), sekaligus menandai langkah Royal Alloy memasuki segmen skuter bermesin menengah di pasar Indonesia.
Berbeda dari peluncuran pada umumnya, Royal Alloy memilih konsep acara private dan intimate untuk memperkenalkan JPS 245. Pendekatan tersebut memungkinkan para undangan melihat secara langsung detail desain, fitur, hingga karakter produk dalam suasana yang lebih eksklusif dan personal.
Melalui konsep ini, interaksi antara brand, produk, serta calon pengguna dibuat lebih dekat. JPS 245 sendiri tetap mempertahankan desain klasik khas Inggris yang menjadi identitas Royal Alloy, dipadukan dengan sentuhan teknologi modern untuk menunjang kebutuhan mobilitas masa kini.

Royal Alloy JPS 245 hadir dalam beberapa pilihan warna, antara lain Crude Oil, Platinum, Crimson Gold, Battlefield Green, serta Contemporary Orange/Ivory. Skuter ini dibekali mesin berkapasitas 245 cc, yang dirancang untuk penggunaan harian di perkotaan sekaligus menunjang gaya hidup penggunanya.
“Peluncuran JPS 245 kami kemas secara intimate karena kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih personal, sekaligus memperkenalkan karakter premium dari produk ini secara lebih dekat kepada para influencer dan public figure yang memiliki minat di dunia otomotif dan lifestyle,” ujar Irwan Cipto, Komisaris Royal Alloy Indonesia.
Dari sisi harga, Royal Alloy JPS 245 dibanderol Rp119.000.000. Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, serta sejumlah figur publik lainnya.
Dengan hadirnya JPS 245, Royal Alloy Indonesia menambah pilihan skuter bermesin menengah di Tanah Air sekaligus menegaskan komitmennya menghadirkan produk berdesain klasik dengan pendekatan premium untuk pasar Indonesia.




Komentar