Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter
- sct1indonesia
- 2 hari yang lalu
- 2 menit membaca

PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada Sabtu (18/4). Kenaikan ini dipengaruhi oleh dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak pada fluktuasi harga energi dunia.
Berdasarkan data dari platform MyPertamina, sejumlah produk BBM mengalami kenaikan signifikan. Salah satu yang paling mencolok adalah Pertamax Turbo yang mengalami lonjakan harga cukup tajam, dari sebelumnya Rp13.100 per liter menjadi Rp19.400 per liter.
Tidak hanya itu, kenaikan juga terjadi pada jenis BBM diesel. Dexlite tercatat naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter, sementara Pertamina Dex kini menyentuh angka Rp23.900 per liter dari sebelumnya Rp14.500 per liter.
Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan cukup besar pada sektor energi, khususnya BBM nonsubsidi yang sangat dipengaruhi oleh harga minyak mentah global dan nilai tukar.
Di sisi lain, pemerintah melalui Pertamina tetap mempertahankan harga BBM subsidi guna menjaga daya beli masyarakat. Pertalite masih berada di harga Rp10.000 per liter, sedangkan solar subsidi tetap di Rp6.800 per liter. Adapun Pertamax juga belum mengalami perubahan harga dan tetap dijual di angka Rp12.300 per liter.
Dampak ke Pengendara dan Industri Otomotif
Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini tentu memberikan dampak langsung bagi pengguna kendaraan, khususnya segmen pengguna BBM berkualitas tinggi. Biaya operasional kendaraan dipastikan meningkat, sehingga mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam penggunaan bahan bakar serta perawatan kendaraan.
Di sisi lain, kondisi ini juga menjadi momentum bagi pemilik kendaraan untuk lebih memperhatikan efisiensi dan performa mesin, termasuk menjaga kondisi kendaraan agar tetap optimal di tengah kenaikan biaya operasional.
Penutup & Peluang Kemitraan

Untuk informasi terbaru seputar perkembangan dunia otomotif, tren kendaraan, hingga update regulasi dan energi, kunjungi website News & Berita Otomotif SCT Indonesia.
SCT Indonesia juga membuka peluang kemitraan bagi Anda yang ingin terjun dan berkembang di industri otomotif, khususnya di bidang coating dan motodetailing.
📲 Informasi kemitraan: 0819 1000 9629
Saatnya tidak hanya mengikuti tren otomotif, tetapi juga menjadi bagian dari pertumbuhannya bersama SCT Indonesia




Komentar